Sejarah Singkat

IMMAPSI sebagai wadah aspirasi, perjuangan, dan pergerakan bagi mahasiswa Manajemen Pendidikan, Administrasi Pendidikan dan/atau sejenisnya dalam ikatan profesi, sosial, dan intelektual. Pemikiran awal berdirinya IMMAPSI ini diawali dengan kegalauan para mahasiswa Manajemen Pendidikan (MP)/Administrasi Pendidikan (AP) yang pada saat itu berada dalam organisasi IKMMPI (Ikatan Keluarga Mahasiswa Manajemen Pendidikan Indonesia). Keberadaan IKM MPI dinilai tidak sesuai dengan keadaan karena beberapa hal: pertama, selama ini IKM MPI didirikan dengan berlandaskan syariat Islam, sementara organisasi ini merupakan organisasi mahasiswa nasional; kedua, IKM MPI tidak melakukan regenerasi dengan baik karena selama in kepengurusan diisi mahasiswa yang telah lulus; dan ketiga IKM MPI menutup diri untuk berkomunikasi aktif dengan mahasiswa jurusan MP/AP yang ada di beberapa perguruan tinggi. Setidaknya ketiga alasan ini yang membuat para mahasiswa MP/AP berkumpul mencarikan solusi atas masalah tersebut.

Penyatuan suara diawali dengan pertemuan kolegial mahasiswa MP/AP se-Indonesia di kampus Unesa (Universitas Negeri Surabaya) pada 2-4 Desember 2011 yang menghasilkan beberapa kesepakatan, salah satu poin utamanya menolak ketiga hal yang dinilai tidak sesuai dengan harapan mahasiswa MP/AP, sehingga kembali meminta IKMMPI agar dapat menjadi wadah aspirasi mahasiswa yang berlandaskan Pancasila dan melakukan regenerasi dengan baik.

Setahun berselang setelah itu ternyata IKM MPI belum memberikan lampu hijau dengan berbagai tuntutan mahasiswa tersebut, sehingga memaksa mahasiswa untuk mendesak kepada pengurus aktif IKM MPI melalui kegiatan Pra-Munas yang diselenggarakan di kampus UNJ (Universitas Negeri Jakarta) pada awal bulan Desember 2012. Dalam pertemuan inilah menghasilkan suatu kesepakatan kuat untuk mendirikan suatu organisasi mahasiswa baru yang lebih dapat menjawab harapan mahasiswa.

Kemudian, pada 14-16 Desember 2012 diadakanlah kegiatan Munas (Musyawarah Nasional) pertama di kampus UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) yang dihadiri oleh perwakilan beberapa kampus di Indonesia, diantaranya:

  • Universitas Pendidikan Indonesia (UPI),
  • Universitas Negeri Jakarta (UNJ),
  • Universitas Negeri Surabaya (Unesa),
  • Universitas Negeri Yogyakarta (UNY),
  • Universitas Negeri Makassar (UNM),
  • Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah (UIN Sahid),
  • Universitas Negeri Gorontalo (UNG),
  • Universitas Negeri Padang (UNP), dan
  • STKIP Muhammadiyah Bogor

Pada akhir rangkaian Munas ini disepakati untuk mendirikan sebuah organisasi mahasiswa resmi yang menampung seluruh mahasiswa MP/AP atau sejenisnya dengan nama IMMAPSI. Organisasi ini berdiri melalui Deklarasi Bumi Siliwangi yang dibacakan oleh perwakilan masing-masing Perguruan Tinggi peserta pada pukul 01.40 WIB, tanggal 16 Desember 2012 di kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.

Generasi Awal

Pada awal pendirian, dipilih berdasarkan voting pengurus pusat IMMAPSI angkatan pertama, yaitu:

Ketua Umum : Wildan Karim Anggaperbata (UPI Bandung)

Ketua Wilayah I : Ika Purnamasari (UNP Padang)

Ketua Wilayah II : Ady Setiawan (Unesa Surabaya)

Ketua Wilayah III : Lilis Riyanto (UNM Makassar) digantikan oleh Azma’in Ngadi (UNG Gorontalo)

Usulan Awal Logo IMMAPSI oleh Ady Setiawan (Unesa), Ma’in Ngadi (UNG), Muchlis (UNP), dan Asep (STKIP Muhammadiyah Bogor)

Temu Kolegial Mahasiswa MP/AP se-Indonesia di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada 2-4 Desember 2011

Peserta Munas I di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung,14-16 Desember 2012

Diskusi dan pembacaan ikrar pendirian IMMAPSI di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung pada 16 Desember 2012